PALU – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Majelis Talim Jabalnur Rukun Warga 5 Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, melaksanakan aksi penanaman pohon di kawasan Taman Hutan Raya Sulawesi Tengah, Selasa (17/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian gerakan menanam sejuta pohon yang digalakkan oleh komunitas dan masyarakat.
Aksi penanaman pohon tersebut diikuti oleh anggota Majelis Talim Jabal Nur dengan penuh antusias sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, khususnya menjelang Ramadhan yang dimaknai sebagai momentum meningkatkan amal dan tanggung jawab sosial.
Perwakilan Majelis Talim Jabalnur, Buhana, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen majelis talim untuk ikut terlibat langsung dalam menjaga kelestarian lingkungan. “Ini bagian dari komitmen majelis talim untuk terlibat dalam menjaga lingkungan dan mendukung upaya-upaya untuk mengurangi terjadinya bencana sehingga ke depan lingkungan kita menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Majelis Talim Jabalnur menanam sebanyak 150 bibit pohon di area arboretum. Bibit yang ditanam pohon eboni atau kayu hitam yang dikenal dan merupakan pohon yang memiliki manfaat ekologis sebagai peneduh, penyerap air, serta penguat struktur tanah.
Penanaman difokuskan di kawasan Arboretum Kapopo, yang merupakan salah satu area edukasi dan konservasi di dalam Tahura Sulawesi Tengah. Kawasan ini dinilai strategis untuk kegiatan rehabilitasi sekaligus pembelajaran lingkungan bagi masyarakat.

Pengelola arboretum, Urib menyambut positif kegiatan yang dilakukan oleh Majelis Talim Jabalnur. Menurutnya, partisipasi kelompok keagamaan dan masyarakat sangat membantu upaya pelestarian kawasan hutan serta menumbuhkan kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga alam.
Ia berharap kegiatan penanaman pohon ini tidak berhenti sebagai aksi simbolis semata, tetapi dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah.*

